Breaking News

Fotografer Mainan Indonesia Go International


Masih ingat dengan sosok Fauzie Helmy, fotografer yang memotret mainan di alam terbuka? Karya-karyanya dalam waktu dekat akan dipamerkan di luar negeri.

Hal tersebut diungkap Helmy, begitu sapaan akrabnya, ketika berbincang di sela kegiatan Fujifilm X-Plore XH1 di Padang, Sumatera Barat. Dia mengatakan, karya foto mainannya akan dipamerkan di empat negara di Asia.

"Alhamdulillah mendapat dukungan dari semua pihak dan karya-karya saya akan dipamerkan di empat negara di Asia. Dimulai dari Singapura, lalu Beijing dan dua lagi masih dalam proses pihak penyelenggara," kata Helmy.

Lantas bagaimana dengan di Indonesia sendiri? Helmi pun mengatakan pihak penyelenggara hanya mempersiapkan empat negara tadi. Kendati begitu dia masih punya keinginan untuk memamerkan karyanya di Tanah Air.

"Insya Allah, saya akan merencanakan pameran di Jakarta atau kota-kota di Indonesia," ungkap pria berkacamata itu.

Untuk diketahui sosok Helmy cukup dikenal sebagai fotografer mainan atau yang dikenal dengan toys photography. Lewat kemampuan fotografi yang dimiliki, ia memotret sebuah objek mainan hewan yang dipotret di alam terbuka.

Bukan tanpa alasan Helmy melakukan itu. Dia merasa tergerak saat melihat kondisi alam serta lingkungan satwa khususnya di Indonesia yang begitu memprihatinkan.

"Indonesia memiliki kekayaan fauna yang unik bahkan beberapa jenis hanya ada di Indonesia saja dan tidak bisa ditemui di belahan bumi lain. Sayangnya seiring dengan penangkapan berbagai jenis hewan serta pembakaran dan pembabatan hutan secara liar dan illegal membuat berbagai jenis hewan popuasinya menurun" papar Helmy sapaan akrabnya.

Lewat foto-fotonya ia berharap dapat memberikan dampak positif yang bisa menggerakan hati dan kesadaran manusia secara luas demi kelangsungan kehidupan hutan dan hewan liar khususnya di Indonesia.

"Berharap setelah melihat fotonya, orang yang awalnya acuh tak acuh dan tidak peduli terhadap kelangsuhan hidup fauna akan timbul rasa kekhawatiran yang besar terhadap punahnya berbagai spesies hewan," ujar Helmy yang juga merupakan seorang dosen.

Ia juga menambahkan tak ingin di tahun-tahun mendatang anak cucunya kelak hanya bisa melihat berbagai jenis hewan hanya melalui mainan dari plastik.

Memotret Mainan

Pada kesempatan ini Helmy pun membagikan tips untuk mereka yang ingin memotret mainan seperti dirinya. Dia mengatakan dalam toys photography, kita tidak hanya belajar mengenai pencahayaan dan komposisi, tapi seni peran. Karena saat memotret, kita harus menjadi sutradara yang baik bagi mainan-mainan agar mereka bisa memerankan peran yang ada dalam komposisi foto.

Adapun yang harus diperhatikan adalah teknik pemotretan. Menurut Helmy, teknik pemotretan sangat penting, karena kita harus menguasai fitur-fitur yang ada dalam kamera kita.

"Ibaratnya sosok pelukis, bisa mengguna kuas, kanvas dan cat di situ untuk menciptakan karya. Nah, seorang fotografer, harus menggunakan kamera untuk dijadikan media dalam berekspresi," ujarnya.

Kemudian sebelum memotret mainan kenali dulu ekspresi dan gesture dari mainan, atau latar belakang mainan. Misalnya Harimau Sumatera, kita cari cerita latar belakangnya, populasi hingga kebiasaan.

"Kita pelajari (latar belakangnya) sehingga bisa mengimplementasikan konsep dalam sebuah karya," pungkas Helmy.

Tidak ada komentar