Breaking News

Jokowi Setuju Penurunan Tarif Tol


Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sudah melaporkan skema penurunan tarif jalan tol yang harapannya bisa dimanfaatkan oleh angkutan logistik.

Turut mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Rini Soemarno. Pertemuan dijadwalkan pada pukul 11.45 WIB di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

"Semangatnya dulu, turunnya tarif tol tapi yang mana, semangatnya supaya meng-attract angkutan logistik utamanya," kata Basuki di komplek Istana, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2018).

Skema penurunan tarif yang dilaporkan adalah mengenai penyederhanaan golongan yaitu golongan I, golongan II, dan golongan III yang merupakan gabungan dari golongan III, IV dan V.

Penyederhanaan ini bakal diterapkan diseluruh ruas jalan tol di Indonesia. Sedangkan skema lain dalam menurunkan tarif tol adalah dengan memperpanjang masa konsesi jalan tol maksimal sampai 50 tahun.

"Ini dampaknya ke golongan III, IV, V sampai 20-35%. Misalnya, golongan V bisa turun 35%, golongan IV 21,8%, golongan III 25%, golongan II kecil dan I hanya 2%. Ini exercise-nya. Padahal yang mau kami fokuskan adalah biaya logistik yaitu dengan cara hanya tambahan konsesi dan regroupping, ini yang saya laporkan," ujar dia.

Dari laporan tersebut, Basuki menyebut Presiden Jokowi sudah setuju dengan skema yang dilaporkan. Hanya saja, sebelum diimplementasikan harus dihitung secara menyeluruh bersama dengan insentif pajak dan jaminan pinjaman dari pemerintah.

"Pak Presiden minta akhir bulan ini kan, tadi saya bilang oke saya hitung dan saya laporkan di Madiun karena ada peresmian. Beliau bilang oke," tutup dia.

Tidak ada komentar