Breaking News

Antusiasnya Masyarakat Samin di Bojonegoro Saat Dikunjungi Puti Guntur Soekarno


BOJONEGORO
- Calon Wakil Gubernur Jatim, Puti Guntur Soekarno, bersilaturahmi ke rumah Harjo Kardi, tokoh masyarakat Samin di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro, Jumat (27/4/2018).

Harjo Kardi adalah keturunan keempat Surosentiko Samin yang merupakan pelopor ajaran Samin.

Dalam kunjungannya tersebut, Mbak Puti disambut hangat oleh Harjo Kardi dan anaknya, Bambang Sutrisno.

Tahu tamunya adalah Cucu Proklamator Indonesia, Soekarno, Harjo nampak bersemangat sekali cerita seputar perjuangan kemerdekaan masyarakat Samin di masa penjajahan.

Masyarakat Samin terkenal dengan perjuangannya melawan penjajah tanpa kekerasan.

"Samin tidak mau membayar pajak dan tidak mau disuruh kerja Belanda, " cerita Harjo.

Saking jengkelnya Belanda, Surosentiko dan delapan orang pengikutnya sampai diasingkan ke Sawahlunto, Padang.

Harjo juga mengatakan, ayahnya, Surokarto Kamidin juga pernah bertemu dengan Soekarno pasca kemerdekaan tepatnya pada tahun 1963.

"Waktu itu mempertanyakan, apakah Indonesia ini benar-benar merdeka, karena walaupun sudah diproklamasikan bahwa Indonesia merdeka, tapi nyatanya masih ada pamong dan pejabat yang membenci Samin dan lebih memihak Belanda," katanya.

Namun Soekarno mengatakan bahwa tidak ada yang perlu diragukan terkait kemerdekaan Indonesia dan masyarakat Samin akan mendapatkan perlindungan.

Perhatian keluarga Bung Karno kepada masyarakat Samin juga ditunjukkan saat Fatmawati memberikan bantuan dana untuk mendirikan masjid.

"Waktu itu uangnya kita belikan tanah, dan masjidnya kita bangun gotong royong," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang menyampaikan harapannya kepada Mbak Puti jika dirinya nanti terpilih bersama Gus Ipul untuk memimpin Jawa Timur.

"Harapan kami, kalau sudah jadi pemimpin bisa menjalankan ajaran Samin, yaitu kejujuran dan gotong royong. Karena dengan gotong royong dan kejujuran hidup akan mudah, sebab kita tidak akan mempunyai musuh," katanya.

Tidak ada komentar