Breaking News

Gus Ipul Serang Khofifah Soal Data Penurunan Kemiskian Jatim


Jakarta
- Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyerang rivalnya, Khofifah Indar Parawansa. Dia mengungkap data profil kemiskinan Jawa Timur.

"Pada saat saya dilantik (jadi Wagub Jatim), enam belas koma sekian persen (angka kemiskinannya), sekarang 11 (persen)," kata Gus Ipul dalam program d'Candidate Jakarta Selatan, Selasa (24/4/2018).

Gus Ipul menjabat wagub selama 10 tahun atau dua periode. Dia mengakui angka kemiskinan di Jawa Timur memang tinggi, namun setiap tahun selalu ada penurunan.

Dia juga mengakui beberapa tahun ini tren penurunan angka kemiskinan di Jawa Timur melambat. Namun, menurut Gus Ipul, melambatnya penurunan ini bersamaan dengan saat Khofifah menjabat Menteri Sosial.

"Penurunannya 2014 itu melambat, itu saat Bu Khofifah jadi menteri. Ini bukan saya yang omong, lo. Ini data BPS. Menurut saya, kita harus omong apa adanya," ujar Gus Ipul.

Khofifah sebelumnya memang menjabat Menteri Sosial di Kabinet Kerja. Dia mengundurkan diri untuk jadi cagub Jawa Timur. Kini posisi Mensos dijabat oleh Idrus Marham.

Selama menjadi Mensos, Khofifah sebetulnya kerap membagi-bagikan Program Keluarga Harapan (PKH) yang bertujuan untuk pengentasan kemiskinan. Tetapi, menurut Gus Ipul, program itu sudah lama ada.

"Program PKH ini sudah ada di pemerintahan sebelumnya. Kami tambah PKH Super, kita tambah bantuan dasar," imbuh Gus Ipul.

Gus Ipul tak mempermasalahkan kebijakan Khofifah saat membagi-bagikan PKH ketika jadi menteri. Tetapi dia meminta agar kebijakan itu tak dimanfaatkan untuk kepentingan politik pribadi.

"Kita lihat Bu Khofifah memang aktivis, punya kemampuan, kita lihat begitu. Dulu harapannya tak bersaing, (beliau) tetap jadi menteri. Tapi, karena tak bisa, ya itu kita hormati," kata Gus Ipul.

Dia kemudian menjanjikan angka kemiskinan di Jawa Timur turun signifikan saat terpilih jadi Gubernur Jatim. Dia yakin bisa membuat angka kemiskinan di Jatim di bawah 10 persen.

"Kalau saya terpilih, bisa di bawah 10 (persen)," kata dia.

Dikutip dari data BPS, angka kemiskinan di Jawa Timur pada 2011 adalah 14,27 persen. Angka itu terus menurun hingga data terakhir 2017.

Pada Maret 2013 ke September 2013 sempat ada kenaikan dari 12,55 persen ke 12,73 persen. Namun, pada Maret 2014, persentase itu turun ke angka 12,42 persen.

Sejak Maret 2014 hingga Maret 2017, penurunan angka kemiskinan di Jawa Timur adalah 0,65 persen. Menurut data BPS, persentase angka kemiskinan Jawa Timur per Maret 2017 adalah 11,77 persen.

Tidak ada komentar