Breaking News

Menang 3-0, Barcelona Kandas di Babak Delapan Besar


Perempatfinal Leg 2 Liga Champions jadi mimpi buruk Barcelona.

Bertandang ke markas AS Roma, Lionel Messi dkk secara  mengejutkan tersungkur dengan skor 0-3. Skor yang amat ditunggu fans sejati Roma di seluruh dunia.

Dengan hasil ini, Roma berhak ke babak semifinal setelah unggul gol tandang.

Di pertandingan lain, Manchester City kembali takluk di hadapan Liverpool di Etihad Stadium 1-2.

Pekan lalu, Edin Dzeko cs kalah 1-4 di markas Barca.

 AS Roma menjungkirbalikkan prediksi dengan memetik kemenangan gemilang atas Barcelona pada leg kedua babak perempat final Liga Champions.

Kalah 1-4 pada leg pertama, AS Roma harus menang dengan skor minimal 3-0 pada leg kedua, Rabu (11/4/2018) dini hari WIB, untuk lolos ke semifinal.

Persis skor itulah yang didapatkan I Lupi. Mereka menang 3-0 sehingga skor agregat menjadi 4-4, tapi AS Roma unggul agresivitas di kandang lawan.

Gol-gol tim besutan Eusebio Di Francesco dibukukan oleh Edin Dzeko (menit ke-6), Daniele De Rossi (58'pen), dan Kostas Manolas (82').

AS Roma pun mengukir sejarah dengan untuk pertama kalinya lolos ke semifinal Liga Champions.

Sejak kompetisi antarklub Eropa paling elite ini berubah format menjadi Liga Champions pada 1992-1993, AS Roma belum pernah mampu mencapai 4 besar.

Pencapaian terbaik mereka adalah perempat final, yang didapatkan pada 2006-2007 dan 2007-2008.

Pada dua kesempatan itu, langkah Tim Serigala selalu dihentikan oleh klub Liga Inggris, Manchester United.

AS Roma sendiri baru 11 kali tampil di Liga Champions dengan debutnya dilakukan pada musim 2001-2002.

I Giallorossi pernah mencapai final, tapi ketika itu kompetisi masih bersama Piala Champions.

Kejadiannya pada 1983-1984, di mana AS Roma kalah dari Liverpool 2-4 lewat adu penalti setelah laga 2x45 menit plus perpanjangan waktu berakhir 1-1.

"Saya tidak peduli soal diri saya tercatat dalam sejarah. Yang penting bagi saya adalah AS Roma mencapai semifinal Liga Champions setelah melawan tim terbaik di dunia, Barcelona," ujar Kostas Manolas, yang mencetak gol penentu kemenangan 3-0 lewat sundulan kepala.

City Keok Lagi Vs Liverpool

Manchester City yang sempat unggul terlebih dahulu harus mengakui keunggulan Liverpool FC dengan skor 1-2 dalam laga leg 2 babak perempat final Liga Champions 2017-2018 di Stadion Etihad, Manchester, pada Selasa (10/4/2018) atau Rabu dini hari WIB.

Pada sepanjang laga, Manchester City tampil lebih mendominasi dengan memiliki 64 persen penguasaan bola.

Manchester City juga perkasa dalam menciptakan peluang dengan melepaskan 20 tembakan yang 3 di antaranya tepat sasaran.

Sedangkan Liverpool yang lebih banyak berada di bawah tekanan hanya mampu melepaskan 5 tembakan yang 3 di antara on target.

Manchester City yang berada dalam posisi tertinggal 0-3 akibat hasil pada pertemuan pertama berhasil memberikan harapan kepada fan yang memadati Stadion Etihad dengan mencetak gol cepat.

Saat laga baru memasuki menit kedua, Manchester City sudah berhasil unggul di laga ini berkat gol Gabriel Jesus.

Berawal dari kesalahan bek Liverpool, Virgil van Dijk, dalam melakukan clearance, bola berhasil dipotong Bernardo Silva.

Dalam kondisi serangan balik, bola pun berhasil diberikan kepada Raheem Sterling sebelum diteruskan ke Gabriel Jesusyang berdiri di depan gawang Liverpool tanpa kawalan dan sukses menaklukan kiper Loris Karius dengan satu sentuhan

Gol cepat ini membuat para pemain Manchester City semakin terbakar dan melancarkan serangan secara bertubi-tubi.

Beberapa peluang melalui Kevin De Bruyne, Leroy Sane, dan Bernardo Silva dalam 30 menit pertama.

Namun, hanya ada dua peluang di antaranya yang tepat sasaran dan masih mampu diamankan Karius.

Pada menit ke-42, Manchester City sempat berhasil memperbesar kedudukan melalui Leroy Sane setelah menerima bola dari Gabriel Jesus.

Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit Antonio Mateu karena menilai Sane sudah terlebih dahulu berada di posisi off-side.

Beberapa saat kemudian, Manchester City hampir berhasil menggandakan kedudukan melalui sepakan keras Bernardo Silva, tetapi bola hanya menerpa tiang gawang.

Sedangkan satu-satunya peluang tepat sasaran Liverpool pada laga ini baru didapat pada menit ke-41 melalui sepakan Alex Oxlade-Chamberlain.

Namun, eksekusi eks pemain Arsenal itu masih terlalu lemah dan mudah diamankan oleh kiper Ederson Moraes hingga membuat keunggulan 1-0 Manchester City bertahan hingga jeda.

Pada babak kedua, Manchester City yang membutuhkan tambahan dua gol justru tampil semakin berantakan.

Mampu menciptakan banyak peluang, Manchester City tak kunjung mampu mencetak gol tambahan. Bahkan The Citizens tak mampu melepaskan tembakan tepat sasaran di 45 menit kedua!

Justru Liverpool yang sukses membalikkan keadaan hanya melalui dua tembakan tepat sasaran mereka di babak kedua.

Gol pertama Liverpool berhasil dicetak oleh Mohamed Salahpada menit ke-56.

Penyerang asal Mersir yang hampir di sepanjang laga tidak terlihat mampu memberikan ancaman ke gawang Manchester City justru sukses memanfaatkan peluang pertamanya di laga ini.

Berawal dari akselerasi Sadio Mane yang sukses melewati dua bek Manchester City, bola berhasil diamankan oleh Ederson.

Namun, Mohamed Salah kembali berada di posisi yang tepat seperti di laga pertama dan sukses mencetak gol dengan sebuah sepakan sederhana.

Sedangkan gol kedua berhasil dicetak oleh Roberto Firminopada menit ke-77.

Gol ini lahir akibat kesalahan Nicolas Otamendi dalam melakukan sapuan, bola berhasil dikuasai Firmino sebelum digiring ke depan gawang dan menaklukkan Ederson dengan sebuah sepakan mendatar.

Sama seperti di babak pertama, Manchester City kembali mencetak gol yang dianulir oleh wasit.

Sane didakwa telah berdiri di posisi off-side terlebih dahulu sebelum memberikan umpan kepada Ilkay Guendogan untuk mencetak gol pada menit ke-81.

Di sisa pertandingan, tidak banyak hal penting yang terjadi yang dilakukan kedua tim dan membuat Liverpool berhasil lolos dengan skor 2-1 atau keunggulan agregat 5-1.

Kekalahan ini membuat Manchester City untuk kali kedua secara berturut-turut takluk di Stadion Etihad setelah di laga sebelumnya tumbang 2-3 dari Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris.

Manchester City pun dua kali memberikan harapan palsu kepada fan yang memadati Stadion Etihad setelah keunggulan yang mereka miliki berhasil dibalikkan oleh tim lawan.

Sedangkan bagi Liverpool, keberhasilan mereka lolos ke semifinal Liga Champions ini adalah kejadian pertama dalam 10 tahun terakhir.

Liverpool berhasil lolos ke semifinal pada 2007-2008 setelah menyingkirkan Arsenal, tetapi harus tumbang dengan skor agregat 3-4 dari Chelsea di 4 besar.

Tidak ada komentar