Breaking News

Persiapan local Stand Up Day, nggak Ada Seriusnya


Jakarta - Local Stand Up Day tinggal enam hari. Para komika pun sudah bersiap untuk beraksi dalam acara spesial show tersebut.

Beberapa waktu lalu, tiga dari 30 komika yang akan beraksi, yakni Zarry Hendrik, Fico Fachriza, Rigen Rakelna berkunjung ke kantor detikHOT di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan. Mereka pun menjadi bintang tamu untuk d'Happening.

Menyambut gelaran spesial tersebut tiga komika itu mempunyai tugas dan materi berbeda. Sebenarnya, apa sih bedanya spesial show dengan stand up yang digelar oleh Majelis Lucu Indonesia biasanya?

"Yang beda yang pertama pasti lebih besar lah acaranya, di ballroom, penampilnya juga lebih ramai, lebih banyak. Teru dengan materi-materi yang Insya Allah baru. Pasti maksimal kita tahu kan harga tiket berapa kita nggak mau ngecewain," kata Rigen saat berbincang santai dengan detikHOT.

"Tergantung komiknya sih ya, menurut aku kalau komikya merasa audience belum dengar materinya mungkin dia akan bawakan materi lama. Tapi kalau komiknya merasa audience-nya udah dengar materi lama, dia akan bawain materi yang baru. Nggak ada keharusan sih. Cuma kita sebagai penampil punya tanggung jawab, kalau dikasih yang lama kita akan ngerasa nggak enak sendiri, akan merasa bersalah," timpal Fico.

Menurut Rigen setiap komika nantinya mempunyai tanggung jawab masing-masing. Tiga puluh komika akan membawakan tugas sesuai dengan genrenya. Mereka terbagi dalam enam genre yakni clean materi, kearifan lokal, observasi, dark, blue, dan roasting.

"Kalau saya persiapannya biasa aja ya, nulis materi kayak biasa, nggak mau terlalu terbebani juga sama acara ini, ini tiket mahal gitu 500 ribu. Padahal komiknya ada 30, jadi kalau dibagi 500 ribu dibagi 30 satu komik Rp 16 ribu," celetuk Fico dengan nada bicara yang lempeng tapi membuat semua orang yang mendengarnya tertawa.

"Itungannya ternyata gitu ya, ha ha ha. Lah ngapa maren gua sampai berguru-berguru," timpal Rigen yang membuat suasana makin riuh.

Rigen, nantinya mendapat tugas untuk me-roasting Panji Pragiwaksono. Komika yang menjadi juara satu dalam 'Stand Up Commedy Indonesia Kompas TV' itu, mulai berbagi materi dan berdiskusi dengan roaster lainnya.

"Kalau saya sih sama-sama teman-teman yang roasting juga kordinasi ngebahas Panji di bagian mananya, ngebahas ini di bagian mananya. Kan takutnya nanti bentrok pembahasannya sama komik lain. Terus juga kita meminimalisir nggak bahas politiknya, tapi politiknya lebih lucu sih ya," cerita Rigen.

"Kalau nyiapkan materi belum banyak, tapi niat nulisnya terbentuk. Hari H mah ketemu biasanya. Sebelum ucapin Assalammualaikum di panggung udah fix," sambungnya kembali bercanda.

Memang tidak mudah mendapat tugas untuk me-roasting. Para komika harus berbicara dulu dengan orang yang akan diroasting dan berdisukusi jika ada hal-hal yang tak boleh dibahas.

Beruntung, Panji membebaskan para komika yang akan me-roastingnya untuk membahas apapun. Tak ada syarat atau apapun yang diajukan oleh Panji.

"Paling kita tanya lo nggak mau dibahas bagian mana nih?" kata Rigen.

"Misalnya dia jawab jangan bahas gue yang politik, ntar mah malah disengajain politik banyak, ha ha ha ha,' timpal Fico.

"(Panji) Nggak ajuin syarat, free banget tapi kita tanya-tanya juga. Kita memastikan ke Panji dan harus sesuai fakta," tutur Rigen.

Local Stand Up Day akan digelar pada tanggal 7 di Ballroom Kuningan City lantai 7 . Open gate akan dimulai sekitar pukul 15.30 WIB acara dilangsungkan sampai pukul 22.00 WIB.

Enam jam non stop ketawa bareng 30 komika, siapa yang mau ikutan 'gila' dan asah otak bareng bisa membeli tiket langsung di www.localstandupday.com dengan kelas silver seharga Rp 300.000, gold Rp 425.000, dan platinum Rp 550.000.

Tidak ada komentar