Breaking News

Setnov Akui Pantau Penggeledahan Rumahnya Lewat TV


Jakarta
- Setya Novanto mengaku memantau penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK di rumahnya melalui televisi. Novanto mengatakan saat itu dia sedang menuju Cibulan, Bogor bersama politikus Golkar Aziz Samual. 

Namun di tengah perjalanan itu Novanto diberitahu oleh ajudan yang berada di rumahnya, di Jl Wijaya, Kebayoran Baru bahwa rumahnya disambangi KPK. Kemudian Novanto meminta Aziz mencari tempat penginapan yang dapat memantau berita untuk mencari tahu apa yang terjadi di rumahnya.

"Nah dalam perjalanan itu terus kita tahu-tahu diberitahu, saya lupa jam berapa itu saya diberitahu bahwa di rumah itu ada beberapa polisi datang," ujar Novanto, di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018).

"Enggak ada telepon dari istri terus baru dicerikan bahwa itu orang KPK itu datang ke rumah dengan beberapa orang banyak," kata Novanto.

Saat itu Novanto menyatakan tidak jadi ke Cibiru, ia meminta Aziz mencarikan hotel di daerah Sentul Bogor. Di hotel tersebut Novanto mengecek berita melalui televisi.

"Saya minta terus saja cari tempat, cari yang ada tv-nya kita gunakan radio disetel terus apa masalahnya," ucap Novanto.

Kemudian pada esok paginya sekitar pukul 04.30 WIB ia menelepon Fredrich untuk mencari tahu kabar apakah keluarganya baik istri dan anaknya aman.

"Anak saya nanya si Farel, oh nggak dia sudah tidur ditemani sama mertua pak Novanto terus gimana, semua manggil pak Nov keliatannya ada surat untuk penahanan. Ya sudah saya tenangkan dulu nanti saya akan kabarin," kata Novanto.

Akhirnya Novanto memutuskan kembali ke Jakarta bersama ajudannya pada pagi harinya dijemput oleh Aziz Samual. Namun sebelum menuju DPR Novanto mengaku berputar-putar terlebih dulu.

Kemudian pada sore harinya melalui ajudannya, eks wartawan televisi Hilman meminta waktu untuk wawancara. 

Tidak ada komentar