Breaking News

Tiba Semalam MRT Langsung di Angkut Menuju Lebak Bulus


Jakarta
- Sebanyak empat unit kereta mass rapid transit (MRT) diangkut menggunakan truk dari kapal pengangkutnya di Tanjung Priok. Tepatnya pada pukul 23.51 malam tadi gerbong-gerbong tersebut diangkut beriringan menuju Depo Lebak Bulus.

Memantau kegiatan MRT Jakarta melalui Twitter @mrtjakarta pengangkutan gerbong akan dilakukan malam hari agar tidak menganggu aktivitas lalulintas masyarakat umum.

Sementara itu Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar juga membagikan kegiatan pengangkutan MRT pada malam tadi. Dalam galeri instagramnya @williamsabandar, dirinya menjelaskan pengangkutan gerbong sudah dilakukan sejak malam tadi dan akan terus dilakukan secara bertahap.

"Semalam diturunkan lagi 4 unit kereta MRT Jakarta dari kapal pengangkutnya di Tanjung Priok, menyusul 8 unit yang telah diturunkan dua malam sebelumnya. Ke-4 unit yang diturunkan terakhir ini adalah unit depan dan belakang rangkaian sehingga nampak bentuk muka dan belakang kereta," papar dia.

"Selanjutnya ke-12 unit kereta rangkaian pertama dan kedua ini akan diangkut ke Depo Lebak Bulus secara bertahap dalam 3 malam berturut-turut, dimulai malam ini," imbuh dia.

Sebagai informasi, sebanyak enam gerbong kereta Jakarta dari 12 gerbong yang telah tiba di Indonesia akan diuji coba selama lima minggu pada Agustus 2018.

Sejumlah pekerja menurunkan gerbong kepala kereta MRT (mass rapid transit) di Dermaga 101 Pelabuhan Tanjung Priok.

Sebanyak enam gerbong kereta mass rapid transit (MRT) Jakarta dari 12 gerbong yang telah tiba di Indonesia akan diuji coba selama lima minggu pada Agustus 2018. Satu rangkaian kereta tersebut akan menjadi uji coba yang pertama MRT Jakarta.

Selanjutnya, setiap rangkaian yang terdiri dari enam gerbong akan diuji satu per satu hingga bulan Februari 2019. Berbeda dengan uji coba pertama, rangkaian selanjutnya hanya akan diuji selama satu minggu.

Uji coba tersebut akan dilaksanakan secara detail berdasarkan aspek keselamatan hingga sinyal kereta. Dengan begitu, rangkaian kereta tersebut bisa melakukan trial run atau uji coba yang dilakukan dari Kementerian Perhubungan.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan melakukan tiga tahapan tes pada rangkaian kereta MRT tersebut. Uji coba itu yakni, tes statis, dinamis dan rel.

Tidak ada komentar