Breaking News

XL Siap Ikuti Instruksi Apapun Mengenai Masalah Facebook


Jakarta
- Kasus penyalahgunaan data oleh Cambridge Analytica yang melibatkan pengguna Indonesia menimbulkan potensi sanksi berupa penutupan akses Facebook di Indonesia. Jika itu terjadi, operator seluler seperti XL siap mematuhi apa yang ditetapkan pemerintah.

Setidaknya itulah yang disampaikan oleh Group Head Corporate Communications XL Axiata Tri Wahyuningsih. Menurutnya XL akan siap apabila kemudian nantinya pemerintah menyatakan penutupan akses Facebook di Indonesia.

"Kami sih pasti nurut. Kami siap kalau memang itu menjadi keputusan akhir pemerintah, pasti kami sebagai operator akan mengikuti," ujar wanita yang akrab disapa Ayu ini ditemui di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, tadi malam.

Berselancar di media sosial, termasuk Facebook, sendiri diakui Ayu menjadi salah satu aktivitas yang paling digemari oleh pelanggan XL. Karenanya, jika memang nanti ditutup, XL mengaku tak memusingkan hal itu.

"Paling tinggi video streaming, termasuk Youtube. Sehabis itu media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan lainnya. Terakhir pesan instan kayak WhatsApp," paparnya.

Sebelumnya Komisi I DPR RI Meutya Hafid mendesak pemerintah untuk bersikap tegas terhadap Facebook terkait kebocoran data. Meutya menyebut ada tiga opsi yang bisa dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terhadap Facebook, mulai dari menuntut, memberi sanksi, hingga menutup akses terhadap Facebook.

"(Dengan) mempertimbangkan tingkatan kesalahan dari Facebook, setelah dikaji dan menerima penjelasan Facebook, serta bagaimana komunikasi dengan Facebook, apakah Facebook selama ini cukup akomodatif terhadap permintaan pemerintah untuk melakukan perbaikan dan komitmen patuh pada hukum di negara kita," ujarnya belum lama ini.

Tidak ada komentar