Breaking News

Habib, Ulama, Dai Hingga Guru di Kalsel Sepakat Dukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019



BANJARBARU - Setelah dari kalangan kepala daerah di Kalsel, kini giliran para ulama yang kini mendeklarasikan mendukung pasangan nomor urut 1 di Pilpres 2019, Joko Widodo dan KH Maruf Amin.

Kali itu sekitar 500 ulama muda di Kalsel dikumpulkan di Grand Permata Inn Banjarbaru untuk bersama mendeklarasikan dukungannya.

Para ulama yang terdiri dari tokoh agama, pemilik majelis taklim hingga dai muda secara serentak mengungkapkan dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

Mereka bersama membaca deklarasi. "Kami solidaritas ulama muda Kalsel, siap sedia menjadi garda terdepan Pancasila dan NKRI. Kami solidaritas ulama muda Kalsel, siap sedia memenangkan Jokowi dan Ma’ruf amin sebagai pasangan presiden wapres 2019-2024".

Ketua Koordinator Wilayah Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) Zainul Ilmi menerangkan Samawi tak hanya akan dibentuk di tingkat wilayah, namun juga tingkat kabupaten kota hingga desa.

Selanjutnya akan dilakukan perekrutan di tingkat desa untuk meraih 70 persen suara di Kalsel untuk Paslon nomor urut 1 tersebut.

Deklarasi tersebut terangnya diikuti kalangan kiyai yang tergabung dalam Nahdlatul Ulama. Hal itu dilatarbelakangi atas cawapres Jokowi yang merupakan KH Maruf Amin yang seorang pimpinan PBNU dan MUI.

"Ini kita memotivasi agar para ulama di Kalsel bersungguh-sungguh untuk bahu membahu meraih suara untuk Jokowi dan Ma'ruf Amin," sebutnya.

Tak hanya itu Samawi juga akan menyasar pada guru honorer di madrasah di Kalsel. "Kalau guru PNS kan tidak bisa jadi kita ajak yang guru honorer," terangnya.

Saat ini terangnya ada 12 ribu guru madrasah se-Kalimantan Selatan. Sekitar 8.600 adalah guru honorer.

Guru honorer akan diminta mengumpulkan 10 orang. Kemudian dari segi santri, juga akan mendorong wali murid untuk menambah suara dengan potensi 390 ribu suara ditambah perekrutan guru.

"Guru honorer jika tercapai target dapat 10 KK, kemudian mencari 10 suara, sementara asumsi DPT 2,700 juta sekian orang, dengan asumsi yang datang ke TPS 70 persen maka ada 1,900 juta orang, harapan kita satu juta suara didapat dari madrasah, " jelasnya.

Angka tersebut terangnya masih bisa bertambah dengan Samawi bersinergi dengan relawan Jokowi.

Sementara wakil koordinator nasional Samawi yang juga ketua PW GP Ansor Kalsel, Teddy Suryana mengatakan deklarasi tersebut merupakan aksi realistis yang mereka lakukan.

Deklarasi terangnya kebanyakan dari para daur muda dari tingkat desa hingga kota. Secara gencar nantinya para ulama akan memberikan dakwah dan berkomitmen untuk memperjuangkan Paslon nomor urut satu.

"Selama ini jelas peran KH Maruf Amin sudah menjadi rujukan para kiyai di Kalsel dan itu akan kita mulai dengan menyampaikan program kerja paslon nomor urut satu," jelasnya.

Kali itu dalam deklarasi terpantau juga hadir KH Syarbani Haira, Habib Saleh Abdullah Al-Muhdar dari Banjarmasin, KH Muhammad Fadlan atau Guru Fadlan dari MUI Kabupaten Banjar, Habib Yahya Al Idrus, Habib Ja'far Al Iderus, KH Zainul Abidin, Berry Nahdian Furqan, KH Muhammad Yunus, KH Abdul Bari dan Ramli Jauhari yang juga ketua PMII Kalsel.

Tidak ada komentar