Breaking News

Alumni Pangudi Luhur Ungkap Alasan Pilih Jokowi Ketimbang Sandiaga



Hampir 900 Alumni Sekolah Pangudi Luhur mengatasnamakan kelompok Alumni PL BerSATU deklarasi mendukungan capres nomor urut 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amin.

Jokowi turut hadir dalam acara deklarasi yang digelar di Energy Building, SCBD, Jakarta, Rabu (6/2). Menariknya, Pangudi Luhur merupakan tempat pesaing Jokowi, Cawapres Sandiaga Uno mengenyam pendidikan.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, sekaligus Dewan Pengarah Alumni PP BerSATU, Rosan Perkasa Roeslani mengungkap alasan pilih Jokowi. Menurut dia, Jokowi mengedepankan kepentingan rakyat ketimbang kepentingan pribadi atau kelompok.

"Semua kebijakan yang Bapak (Jokowi) ambil adalah satu, untuk kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia," ujar Rosan.

Rosan mengatakan, Jokowi merupakan presiden yang berani mengambil keputusan. Sebab, ia menyebut pendahulu Jokowi tidak pernah berani mengeksekusi sekian banyak rencana yang telah dibuatnya.

Salah satu keputusan yang Jokowi ambil, kata dia, adalah membangun infrastruktur. Sebab, dia menyebut rencana itu sudah ada sejak puluhan tahun tapi tak pernah dieksekusi.

"Kita sudah tahu infrastruktur itu penting. Kita sudah tahu puluhan tahun sudah ada rencana. Rencananya indah, solusinya ada. Tetapi kita tidak pernah melangkah dan berani mengeksekusi. Dan Bapak berani membuat itu," ujarnya.

Selanjutnya, Ketum Kadin ini juga menilai, Jokowi merupakan presiden yang tegak lurus. Sebab, ia berkata target dari pembangunannya bukan untuk saat ini.

"Jadi tidak memikirkan diri sendiri, tidak mementingkan popularitas. Semua untuk rakyat Indonesia," ujar Rosan.

Sementara itu, Jokowi mengaku kaget mendapatkan dukungan dari alumni Pangudi Luhur. Namun dia tak tegas menjelaskan kenapa kaget.

"Malam hari ini saya betul-betul kaget menerima dukungan dari anak-anak PL, alumni-alumni PL. Kagetnya bukan apa-apa sebenarnya, tadi mau saya tanyakan kok yang didukung saya?" ujarnya saat memberikan sambutan.

"Tapi tadi kan sudah dijawab pak Rosan (Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Rosan Roeslani) jadi saya tidak jadi menanyakan lagi," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, alumni PL juga menyerahkan cinderamata berupa sapu kepada Jokowi. Ketua Koordinator Alumni PL BerSATU, Kepra, mengatakan sapu itu merupakan simbol agar Jokowi membersihkan koruptor jika kembali terpilih menjadi Presiden.

"(Sapu) Ini untuk bersih-bersih," tegas Kepra disambut gelak tawa alumni PL.

Menurut Kepra, pihaknya akan turut mengampanyekan Jokowi lewat slogan 'lelaki sejati, bersinergi membangun negeri'. Sebab, dia berkata, alumni PL Bersatu menilai Jokowi merupakan lelaki sejati.

"Lelaki sejati anti korupsi seberapa pun jumlahnya. Kami ingin memberikan bekal untuk 2019-2024. Sebuah sapu, pak. Ini bersihin semua, untuk bersih-bersih, ini sapunya Pak Salam, dijamin bersih. Kalau bersih-bersih masih ada yang bandel, ini untuk mentung," tegas Kepra menambahkan.

Dia juga mengatakan gagang sapu itu bisa digunakan oleh Jokowi untuk mementung pihak-pihak yang masih berani melakukan korupsi.


Sumber : Merdeka.com

Tidak ada komentar