Breaking News

Ma'ruf Amin Safari ke Pesantren di Semarang dan Kendal



Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin akan kembali bersafari politik ke sejumlah pesantren di Provinsi Jawa Tengah pada Senin (4/1). Ma'ruf dijadwalkan bakal mengunjungi Kota Semarang dan Kabupaten Kendal untuk menghadiri agenda terjadwal di wilayah tersebut.

Berdasarkan jadwal yang dirilis Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, ulama asal Banten itu mengawali agenda menuju Pesantren Al-Itqon yang terletak di Kecamatan Pedurungan, Semarang pada pukul 09.00 WIB.

Di tempat itu, Ma'ruf akan bersilaturahmi dengan pengasuh pesantren, Kiai Ahmad Haris Shodaqoh, dan para santri.  Pesantren itu sendiri telah didirikan sejak 1898 itu.

Setelah itu, Ma'ruf akan bertolak sejauh 27 kilometer ke arah barat menuju Pesantren Al-Fadlu Wal Fadhilah di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal pada pukul 12.30 WIB.

Di pesantren itu, Ma'ruf dijadwalkan melakulan silaturahmi dengan tokoh Nahdlatul Ulama, Kiai Dimyati Rois dan para kiai kampung se-Kendal.

Tak berhenti di situ, Ma'ruf bertolak menuju Kantor PCNU Kabupaten Kendal untuk bersilaturahmi dengan relawan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) pada pukul 14.00 WIB.

Setelah acara itu, Ma'ruf akan bergerak menuju Alun-alun Kabupaten Kendal pada pukul 14.30 WIB. Di situ Ma'ruf akan memberikan sambutan pada acara Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-93.

Pada Pilpres 2019 lalu, Pasangan Jokowi-Jusuf Kalla unggul telak dari pasangan Prabowo-Hatta Rajasa di Kabupaten Kendal. Kala itu, Jokowi-JK unggul dengan memperoleh 329.481suara ketimbang Prabowo-Hatta yang memperoleh 228.708 suara.

Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berziarah ke makam Sultan Malikussaleh, raja pertama kerajaan Samudra Pasai, di Kecamatan Samudra, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Minggu (3/2).

Ziarah makam raja Islam pertama di Indonesia tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Sandi dalam kunjungannya ke Aceh. Saat menziarahi makam tersebut, dia ditemani oleh Muzakkir Manaf serta sejumlah anggota rombongan lainnya.

Usai mendengarkan sejarah singkat tentang Sultan Malikussaleh dan putranya tersebut, Sandi mengatakan ziarah yang tersebut merupakan penghormatan kepada sultan Islam tertua di Asia Tenggara.


Sumber : cnnindonesia

Tidak ada komentar