Breaking News

Milenial Muslim Bersatu Dukung Jokowi



Jakarta: Sejumlah anak muda yang tergabung dalam kelompok relawan Milenial Muslim Bersatu mendeklarasikan diri mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Mereka bertekad melawan hal-hal negatif yang terjadi sepanjang masa kampanye Pilpres 2019.

Ketua Umum Muslim Milenial Bersatu Khairul Anam menyebut, gairah keislaman generasi milenial saat ini semakin meningkat.

Namun, situasi ini justru dimanfaatkan sejumlah oknum dan kelompok tertentu untuk menyebarkan hal negatif seperti radikalisme, ujaran kebencian, dan menyebarkan kebohongan melalui media sosial atau pengajian.

Khairul pun menilai hal negatif ini banyak ditujukan kepada petahana. "Apapun kinerja positif dari Pak Jokowi selalu ada negatifnya di mata mereka," kata Khairul di Jakarta, Kamis, 14 Februari 2019.

Khairul mengatakan, Milenial Muslim Bersatu yang terdiri dari aktivis generasi milenial, aktivis kemahasiswaan, dan aktivis kegiatan sosial ini bakal melakukan segala cara.

Misalnya, aktif menyebarkan konten kebenaran untuk melawan kebohongan melalui media sosial.

Muslim Milenial Bersatu juga akan aktif menggelar pengajian setiap pekan dengan mengundang ustaz yang menyejukkan dan mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Khairul menilai, Jokowi telah melakukan pembangunan yang signifikan empat tahun terakhir. Jokowi juga dinilai sebagai pemimpin beragama muslim yang sejati.

Jokowi dianggap tak pernah marah atau balik menghina orang-orang yang sengaja memfitnahnya untuk menurunkan kredibilitasnya dalam Pilpres.

Menurut Khairul, Jokowi adalah pemimpin yang Islami dan merakyat. Paradigma pembangunan yang dilakukan Jokowi juga merata dari Sabang hingga Merauke. Pada era Jokowi pula rakyat di Papua bisa merasakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sama dengan Pulau Jawa.

"Indonesia juga dipercaya sebagai negara tujuan investasi kedua di dunia, serta negara teraman kesembilan di dunia. Saat ini, kondisi ekonomi kita juga semakin stabil," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Relawan Tim Kampanue Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Maman Imanulhaq mengapresiasi dukungan para generasi milenial ini.

Maman menyebut potensi suara kaum milenial sangat signifikan di Pilpres 2019, yakni sekitar 83 juta orang.

"Oleh karena itu di sisa waktu 62 hari ini saya meminta rekan-rekan milenial muslim bersatu untuk bergerak," kata Maman.

Maman meminta generasi milebial melakukan sejumlah hal. Misalnya, mensosialisasikan prestasi Jokowi, menangkal berita bohong atau hoaks, juga meluruskan fitnah.

Kelompok milenial juga diharapkan bisa melakukan aksi-aksi yang lebih kreatif dan inovatif dalam mengampanyekan Jokowi. Maman menyebut seluruh masyarakat harus tahu apa yang dikerjakan dan akan dilakukan Jokowi.

Lewat perbincangan singkat, lanjut Maman, para generasi milenial ini mengaku sudah membuat Video Blog (V-log) untuk mengampanyekan Jokowi. Mereka juga sudah mengajak rekan-rekannya turun langsung ke pasar untuk meninjau harga bahan pangan.

"Teman-teman milenial ini juga akan menjelaskan sisi keberhasilan infrastruktur Jokowi di mata mereka sebagai kelompok milenial," ungkap politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Itu.

Acara deklarasi ini dihadiri oleh ratusan peserta yang berasal dari milenial muslim di beberapa kota besar di Indonesia.

Deklarasi Milenial Muslim Bersatu di Jakarta ini merupakan langkah awal, dan akan diikuti dengan deklarasi serupa di Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan beberapa kota lainnya.


Sumber : medcom.com

Tidak ada komentar