Breaking News

TKN Jokowi-Ma'ruf Kini Punya Jubir Milenial, Siapa Saja Mereka?



Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin menambah jajaran juru bicara. Tambahan ini disebut datang dari generasi milenial. Salah seorang jubir milenial yang baru diangkat, Ivan Riansa mengatakan, peranan milenial dalam kontestasi Pemilihan Presiden sangat penting.

Oleh sebab itu, dia dan sejumlah koleganya bersedia menjadi jubir Jokowi-Ma'ruf.  "Maka kami mendeklarasikan diri sebagai jubir milenial yang merupakan representasi generasi milenial serta jembatan dalam mengakomodasi aspirasi generasi milenial kepada Pak Jokowi," ujar Ivan dalam konferensi pers di Posko Cemara, Selasa (26/2/2019).

Ivan mengatakan, dukungan mereka terhadap Jokowi-Ma'ruf semakin menguat setelah mendengar pidato kebangsaan Jokowi di Sentul. Menurut dia, Jokowi menyampaikan program-program yang menunjukkan kepedulian terhadap generasi milenial. Ivan menyebut salah satunya adalah program Kartu Indonesia Pintar-Kuliah.

Dengan program ini, dia yakin lulusan perguruan tinggi di Indonesia dalam wakti lima tahun ke depan akan lebih merata. Kemudian juga ada program Kartu Pra-kerja untuk anak muda yang baru saja lulus kuliah.

Program-program lain yang sudah dilakukan Jokowi juga menunjukkan perhatian terhadap generasi muda, contohnya Balai Latihan Kerja Komunitas di pesantren-pesantren. Itu semua melatarbelakangi anak muda ini untuk mau terlibat dalam TKN Jokowi-Ma'ruf.

Juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Lena Maryana Mukti mengatakan kehadiran generasi milenial sebagai jubir merupakan energi baru bagi tim sukses. Menurut Lena ini akan memperkuat TKN dalam memenangkan Jokowi-Ma'ruf. Dia pun bangga karena keterlibatan anak muda ini muncul dari mereka sendiri. "Ini bukan kami yang meminta-minta.

Mereka secara volunteer mengajukan diri," kata Lena. Lena pun berseloroh kepada awak media yang datang dalam konferensi pers itu. Kata dia, jubir milenial ini siap diundang ke acara talkshow di televisi dan beradu argumen dengan politisi senior lain. "Semua siap diundang tampil di TV untuk menyampaikan gagasan dari perspektif milenial," ujar dia.

Sebagian besar jubir milenial itu hadir dalam konferensi pers hari ini. Berikut ini adalah data nama serta latar belakang juru bicara milenial TKN Jokowi-Ma'ruf, yang diterima Kompas.com :

1. Arief Rosyid

Dokter gigi lulusan Universitas Hasanuddin dan master kesehatan masyarakat di Universitas Indonesia. Arief pernah menjadi ketua umum PB Himpunan Mahasiswa Islam pada 2013-2015. Kini menjadi Plt sekjen Dewan Masjid Indonesia.

2. Abdul Gofur 

Santri lulusan Universitas Al-Azhar, Mesir yang melanjutkan pasca-sarjana dj Universitas Trisakti, Jakarta. Abdul Gofur pernah menjadi presiden Persatuan Pelajar & Mahasiswa Indonesia di Kairo. Saat ini aktif mengajar dj perguruan tinggi swasta di Banten.

3. Rina Saadah 

Caleg DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa yang merupakan lulusan Universitas Al-Azhar dan Universitas Indonesia. Rina juga merupakan ketua umum Pemuda Tani HKTI.

4. Kirana Larasati 

Caleg DPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang juga seorang aktris film dan ftv.

5. Lathifa Marina Al Anshori 

Caleg DPR dari Partai Nasdem yang merupakan lulusan Universitas Kairo dan Universitas Massachusetts. Pernah menjadi jurnalis yang meliput di Timur Tengah.

6. Razikin 

Aktivis yang pernah menjadi ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah tahun 2012-2014. Saat ini menjabat sebagai ketua bidang sosial dan politik Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia. Baca juga: Pendukung Prabowo-Sandi Dilarang Halangi Kampanye Jokowi-Maruf Amin

7. Shujahri 

Merupakan direktur eksekutif di Suropati Syndicate.

8. Pradana Indraputra 

Pernah menjadi wakil sekjen Partai Hanura termuda. Pradana juga merupakan mantan Ketua Umum Remaja Islam Masjid Cut Meutia. Saat ini sedang merintis start up akusewa.com.

9. Ivan Riansa 

Pernah menjadi ketua umum BEM FT UI pada 2013 dan menjadi ketua umum BEM UI pada 2014.

10. Rayla Prajnariswari 

Pernah menjadi aktivis perempuan di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Kini aktif mengajar dan meneliti persoalan hubungan internasional di Indonesia.

11. Adnan Mubarak 

Merupakan sekjen Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia wilayah Jakarta. Kini menjadi caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Kebangkitan Bangsa.

12. Garda Maharsi 

Aktivis GMNI dan GPN Yogyakarta yang juga menjabat sebagai kepala Sekretariat Posko Pemenangan Cemara. Garda juga merupakan caleg DPR RI dari PDI-Perjuangan.

13. Jandi Mukianto 

Merupakan presiden Junior Chamber International 2017.

Sumber : Cnnindonesia 

Tidak ada komentar